KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Kamis, 14 April 2022, telah terjadi kecelakaan beruntun di Di Jalan Trans Sulawesi Desa Poh Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai. Kecelakaan tersebut melibatkan Mobil Toyoya Kijang Innova, Sepeda Motor Honda Beat, dan Sepeda Motor Yamaha Jupiter yang mengakibatkan lima korban mengalami luka-luka, Yulce Kaleke, Stefani Rercilia Kristi, Herliance Ponaman, Maryulina, dan Arjon Maay. Korban kemudian mengalami cedera dan dilarikan ke rumah sakit Luwuk, Kabupaten Banggai.

Petugas Jasa Raharja Wilayah Banggai, Muh. Arif Zulkarnain Usman, AWP., CRA., QWP setelah menerima Laporan terjadinya kecelakaan lalu lintas dari Unit Laka Lantas Polres Banggai, langsung bergerak proaktif dan menjamin biaya perawatan seluruh korban kecelakaan di rumah sakit Luwuk, Kabupaten Banggai..

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, Hasjudin SE, MM, AAAI-K, AMII CFP, CWM, CSA, CRP, CRGP, ANZIIF (Assoc), CIP, CFMA mengatakan, meskipun dalam masa pandemi, Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak. “Kami atas nama manajemen mengucapkan turut berduka cita atas kecelakaan yang menimpa korban dan kami berharap korban agar segera pulih dan bisa kembali beraktivitas.”

PT Jasa Raharja menjamin korban kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/luka-luka/cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan. Santunan tersebut berasal dari iuran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahun. Hal ini merupakan implementasi dari perlindungan dasar pemerintah yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.

Khusus bagi korban yang mengalami luka-luka, Jasa Raharja menjamin santunan kecelakaan maksimal Rp20 juta. Menurut Hasjuddin, santunan yang diberikan Jasa Raharja merupakan asuransi perlindungan dasar yang dananya dikelola oleh Jasa Raharja dari iuran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan iuran penumpang angkutan umum.

“Kami juga rutin mengevaluasi pelayanan kami secara periodik dan senantiasa beradaptasi dengan kondisi terkini, di mana seperti yang kita ketahui bersama bahwa kita semua dituntut untuk mengedepankan teknologi digital, namun tanpa mengurangi unsur human touch dan kualitas pelayanan. Sehingga diharapkan hak dan kewajiban masyarakat terkait asuransi Jasa Raharja dapat terpenuhi secara optimal,” tutup Hasjuddin. []