KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Kecelakaan yang tidak kita inginkan kembali terjadi. Hari ini Rabu tanggal 30 Maret 2022, kembali terjadi kecelakaan seorang pejalan kaki tertemper KA di km 148+6 antara Cmd dan Cmi jalur hilir. Saat itu seorang pejalan kaki nama Kana Dadang saat berangkat kerja harus melewati rel KA tidak memperhatikan ada KA yang mau lewat, kemudian korban tertemper KA tersebut dan MD di tempat.

Mendengar ada kecelakaan seseorang orang tertemper KA, MS Cimahi bergerak cepat mendatangi Rumah Sakit guna mendata korban. Adapun identitas Korban yang tertemper KA tersebut yaitu Kana Dadang yang berdomisili di Kp. Citaman Rt.01/18 Cigugur Tengah Kota Cimahi.

Kepala Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Dodi Apriansyah mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan turut prihatin kepada Pihak Keluarga dan mengatakan bahwa Santunan korban meninggal dunia telah diserahkan oleh Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat kepada ahli waris kurang dari 10 Jam setelah kejadian kecelakaan tersebut.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas kecelakaan seorang tertemper KA di KM 148+6 petak jalan Cimindi-Cimahi jam 5.00.WIB. Petugas Jasa Raharja bersama Unit Polsuska langsung menuju TKP untuk melakukan penanganan dan pendataan korban. Langkah proaktif tersebut tentunya dalam rangka untuk memastikan penyelesaian santunan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Saat ini, kurang dari 10 jam sejak waktu kejadian, ahli waris Korban meninggal dunia telah menerima santunan sebesar Rp 50 juta, hal ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No 15 Tahun 2017” jelas Dodi.

“Kecepatan dan ketepatan proses penyelesaian santunan Jasa Raharja didukung sistem pelayanaan yang terintegrasi secara digital dengan instansi terkait yaitu Polri, Rumah Sakit, Ditjen Dukcapil Kemendagri, Pamong Praja setempat hingga perbankan. Oleh karena itu korban atau keluarga korban tidak perlu khawatir karena santunan telah kami proses pada kesempatan pertama” tambah Dodi.

“Ini merupakan wujud komitmen kehadiran Negara melalui Jasa Raharja untuk senantiasa
memberikan pelayanan yang mudah dan cepat kepada masyarakat khususnya yang menjadi korban kecelakaan dan diharapkan dengan santunan ini dapat meringankan beban bagi ahli waris korban meninggal dunia mupun korban luka-luka” tutup Dodi.[]