KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Bisnis Asuransi Perjalanan diperkirakan bakal mengalami pertumbuhan positif di tahun 2022.

Potensi pertumbuhan Bisnis Asuransi Perjalanan dinilai sangat memungkinkan karena saat ini kasus penularan covid-19 semakin melandai.

Hal itu membuat pemerintah mulai melonggarkan aturan dan syarat perjalanan domestik maupun mancanegara, termasuk kembali menggelar perjalanan haji, dan tempat wisata.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), bisnis asuransi aneka, termasuk asuransi perjalanan tumbuh hingga 33,4 persen.

Di kuartal empat tahun 2021, jumlah premi dicatat mencapai Rp2,9 triliun, dengan kontribusi asuransi aneka sebesar 5 persen untuk total perolehan premi di industri asuransi umum.

Dengan adanya pelonggaran syaran mobilitas warga dan wisawaran, maka bisnis asuransi perjalanan dipastikan mengalami perbaikan di tahun ini.

Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bidang Statistik, Riset, dan Analisa Trinita Situmeang mengatakan para pelaku usaha asuransi umum juga sudah mulai menggenjot lini bisnis asuransi perjalanan di tahun ini setelah 2 tahun lamanya tertekan akibat pandemi.

Salah satunya adalah PT Asuransi Simas Insurtech (Simas Insurtech) yang akan mematok target yang cukup tinggi dari capaian di tahun 2021 yang jumlahnya mencapai Rp4 miliar.

“Namun untuk mengejar target premi, para pelaku usaha perlu menyediakan produk-produk asuransi perjalanan dengan beberapa fitur limit, selain itu jenis jaminannya juga yang lebih tailored,” kata Trinita saat paparan kinerja secara virtual, Kamis (17/3/2021).

Sementara Dirut Simas Insurtech, Teguh Aria Djana mengatakan, pihaknya memang menargetkan di tahun 2022 premi dari bisnis ini bisa mencapai Rp25 miliar.

Jumlah itu sebesar 5 persen dari total target premi secara keseluruhan PT Asuransi Simas Insurtech (Simas Insurtech) yang mencapai Rp500 miliar.

Ia menyebut kinerja lini bisnis asuransi perjalanan sudah mulai kembali bangkit di moment akhir tahun 2021.

“Kami berharap tren ini akan terus berlanjut dan lebih baik lagi. Untuk mendongkrak kinerja dari lini asuransi perjalanan kami menggandeng lebih banyak partner, yaitu dari e-commerce dan online travel agency/ticketing,” tutupnya. []