KORPORATNEWS.COM, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) kembali memperluas edukasi pemanfaatan gas bumi melalui City Gas Tour 2026. Program ini membawa langsung berbagai contoh penggunaan gas bumi kepada masyarakat.
PGN menjalankan rangkaian kegiatan tersebut pada 4–13 September 2026. Perjalanan menyambangi empat wilayah di Jawa Timur.
Lokasinya meliputi Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, dan Bojonegoro. PGN melepas rombongan dari Jakarta pada Jumat, 4 September 2026.
Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN ingin menunjukkan manfaat gas bumi secara lebih nyata. Perusahaan tidak hanya menawarkan informasi, tetapi juga menghadirkan contoh pemanfaatannya.
Rangkaian tersebut menampilkan kendaraan berbahan bakar gas atau BBG. PGN juga membawa food truck berbahan bakar Compressed Natural Gas (CNG).
Selain itu, terdapat bengkel keliling BBG. Komunitas pengguna kendaraan gas juga ikut dalam perjalanan tersebut.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan program tersebut bertujuan mendekatkan layanan gas bumi kepada masyarakat. PGN ingin masyarakat memahami manfaat gas bumi untuk berbagai kebutuhan.
Saat ini, layanan gas bumi PGN telah menjangkau 78 kota dan kabupaten. PGN juga terus memperluas infrastruktur dan ekosistem gas bumi.
City Gas Tour 2026 Dorong Efisiensi Transportasi dan Usaha
Efisiensi menjadi salah satu manfaat utama penggunaan gas bumi. Manfaat tersebut terlihat dari penggunaan BBG untuk kendaraan dengan jarak tempuh tinggi.
Muslihudin, seorang pengemudi bajaj, telah menggunakan BBG sejak 2014. Penggunaan bahan bakar tersebut membantu menekan biaya operasional hariannya.
Penghematan juga dirasakan pengemudi taksi online bandara. Dengan jarak tempuh tinggi setiap hari, penggunaan BBG dapat menghemat biaya bahan bakar hingga sekitar Rp5 juta per bulan.
PGN juga memperkenalkan food truck berbahan bakar CNG. Kendaraan tersebut menggunakan gas bumi untuk kebutuhan mobilitas sekaligus memasak.
Direktur Operasi PGN Solution Agoeng Pratomo Noegroho mengatakan CNG mampu memberikan efisiensi sekitar 40 persen untuk bahan bakar kendaraan. Efisiensi untuk kebutuhan kompor bahkan dapat mencapai 60 persen.
PGN Solution terus mengembangkan fungsi food truck tersebut. Kendaraan ini juga dapat mendukung kebutuhan darurat di wilayah terpencil.
Di sisi lain, PGN memperkuat layanan bagi pengguna kendaraan BBG. Salah satunya melalui bengkel keliling yang berkolaborasi dengan komunitas pengguna kendaraan gas.
Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia Santaji Gunawan mengatakan layanan tersebut membantu pengguna ketika menghadapi kendala mekanik. Bengkel juga menyediakan peralatan untuk mendukung kebutuhan uji emisi kendaraan BBG.
Bengkel keliling telah menjangkau sejumlah wilayah. Palembang dan Surabaya menjadi beberapa kota yang mendapat layanan tersebut.
Dalam rangkaian City Gas Tour kali ini, Gagas bersama CSR PGN juga memberikan bantuan konversi BBG gratis kepada 75 taksi online. Program tersebut bertujuan memperluas penggunaan BBG sekaligus memperkuat ekosistem transportasi gas.
PGN juga mengemas kegiatan dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat. Setiap kota tujuan akan menghadirkan food truck corner, fun walk, dan fun run.
Masyarakat juga dapat mengikuti lomba memasak, mewarnai, menggambar, serta reels challenge. PGN turut menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan door prize.
Melalui rangkaian tersebut, PGN ingin memperkenalkan gas bumi secara lebih sederhana. Masyarakat dapat melihat langsung manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
City Gas Tour 2026 menjadi bagian dari strategi PGN memperluas pemanfaatan gas bumi. Perusahaan tidak hanya menyasar rumah tangga, tetapi juga sektor usaha dan transportasi.
Penguatan infrastruktur menjadi kunci untuk memperluas akses. Bersamaan dengan itu, edukasi dan pengembangan ekosistem perlu terus berjalan.
PGN berharap pemanfaatan gas bumi dapat tumbuh secara lebih luas. Efisiensi, kemudahan, serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi menjadi nilai utama yang ingin perusahaan dorong. []








