KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Tanjungpinang Bpk. Akmal Nur melakukan pertemuan dengan Ketua OPPM Penyengat Bpk Razali. Pertemuan ini dilakukan di Restoran Mi Tarempak Batu 7, Tanjungpinang pada hari Jumat, 18 Maret 2022.

Pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut rapat sebelumnya di Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang. Dalam kegiatan rapat di Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang membahas pemberlakuan tarif baru tiket penumpang pompong rute dermaga Pelantar Kuning ke dermaga Pulau Penyengat. Ketetapan tarif baru tiket penumpang akan dituangkan dalam Surat Ketetapan Walikota Tanjungpinang, dimana dalam harga tiket penumpang sudah termasuk dengan asuransi penumpang dari PT Jasa Raharja dengan jumlah premi Rp. 400 per penumpang.

Bpk Razali menyampaikan bahwa OPPM Penyengat sebagai organisasi yang menampung seluruh penambang/pemilik perahu motor/pompong yang menyediakan jasa pengangkutan penumpang dari Pulau Penyengat ke Tanjungpinang sangat mendukung jika seluruh penumpang pompong dijamin asuransi dari PT Jasa Raharja. Pulau Penyengat sebagai ikon pariwisata Kota Tanjungpinang sering didatangi wisatawan baik dari domestik maupun dari mancanegara, dengan adanya jaminan asuransi penumpang dari PT Jasa Raharja diharapkan semakin menambah daya tarik Pulau Penyengat sebagai objek wisata.

Bpk Akmal Nur menyampaikan bahwa PT Jasa Raharja telah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal memberikan perlindungan asuransi bagi para penumpang kapal yang berangkat dari pelabuhan-pelabuhan di wilayah Kepri, salah satunya adalah dermaga Pulau Penyengat. PT Jasa Raharja mendapatkan dukungan dari Walikota Tanjungpinang, Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Camat Tanjungpinang Kota, Lurah Pulau Penyengat dan warga Pulau Penyengat melalui beberapa kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi di Pulau Penyengat yang telah dilakukan beberapa kali sebelumnya.

Dalam UU no 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan PP no 17 tahun 1965 tentang Ketentuan-ketentuan Pelaksanaan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang menjelaskan bahwa PT Jasa Raharja adalah perusahaan negara yang ditunjuk untuk mengelola Iuran Wajib yang dibayarkan oleh penumpang yang menggunakan alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/danau, feri/penyeberangan, laut dan udara kepada pengusaha alat angkutan umum yang bersangkutan. Iuran Wajib yang terhimpun merupakan dana untuk memberi jaminan pertanggungan kecelakaan diri kepada penumpang alat angkutan penumpang umum. Iuran wajib yang dikutip dari penumpang alat angkutan umum feri/penyeberangan/kapal laut dinamakan Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL).

Ruang lingkup jaminan pertanggungan kecelakaan bagi penumpang kapal laut adalah antara saat naik alat angkutan perusahaan perkapalan/pelayaran yang bersangkutan di pelabuhan tempat berangkat sampai dengan saat turun di darat pelabuhan tujuan menurut tiket yang berlaku untuk perjalanan kapal yang bersangkutan. []