KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Dividen BUMN yang disetorkan ke negara di tahun 2022 terus bertambah.

Saat ini total dividen BUMN yang masuk ke kas negara sudah hampir 40 triliun, tepatnya Rp38,9 triliun per Agustus 2022.

Data itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengungkapkan realisasi dividen BUMN sudah meningkat 35 persen jika dibanding pada Agustus 2021 yang hanya Rp28,8 triliun.

Menurut Sri Mulyani, kenaikan ini merupakan dampak dari membaiknya kinerja BUMN beberapa waktu terakhir setelah pandemi Covid-19 mereda.

“Tahun lalu BUMN mengalami tekanan yang sangat berat sehingga setoran dividen hanya Rp28,8 triliun. Sekarang sudah naik 35 persen atau setara Rp39,9 triliun,” papar Sri Mulyani dalam konferensi pers, Senin 26 September 2022.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat setoran dividen BUMN paling banyak berasal dari Himpunan Bank Negara (Himbara) yang terdiri dari BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri.

Menurut Sri, setoran dividen dari Himbara mengalami peningkatan drastis sebesar 80,9 persen secara tahunan.

Pada bulan Juli, Kemenkeu merilis data terkahir setoran dividen BUMN di semester I 2022 yang mencapai Rp35,5 triliun.

Artinya dalam dua bulan terakhir ada penambahan setoran dari beberapa perusahaan pelat merah sebesar Rp3,4 triliun

Direktur PNBP dan KND Kemenkeu, Kurnia Chairi mengatakan setoran dividen dari perusahaan milik negara setiap tahun mengalami fluktuasi.

Sebelum pandemi di tahun 2018, total dividen mencapai Rp45,06 triliun, di tahun 2019 naik lagi menjadi Rp50,63 triliun.

Namun di tahun 2022, Covid-19 melanda dan membuat dividen turutn Rp44,6 triliun, dan tahun berikutnya turutn lagi menjadi Rp30,5 triliun.

Menurut Kurnia, jika dividen yang saat ini sudah mencapai Rp38,9, artinya ada perbaikan ekonomi dan kinerja BUMN pasca pandemi covid-19.

Kurnia menyebut dari seluruh perusahaan milik negara, baru sekitar 20 BUMN yang menyetor dividennya ke pemerintah, namun ia tak merinci nama-nama BUMN yang belum pernah menyerahkan dividen.

Kemeku juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada perusahaan BUMN yang telah menyerahkan dividen untuk digunakan oleh pemerintah. []