KORPORATNEWS.COM, Jakarta –  Holding BUMN Jasa Survei yang terdiri dari gabungan 3 perusahaan mulai menjalankan berbagai langkah strategis setelah resmi dibentuk tahun 2021 lalu.

Pembentukan Holding BUMN Jasa Survei diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2021 yang dimuali dengan proses inbreng saham PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia ke PT BKI.

Setelah digabung, kini Holding BUMN Jasa Survei menargetkan bisa tumbuh jadi perusahaan berskala besar dan masuk 5 besar (top five) perusahaan di wilayah Asia Pasifik.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sucofindo, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi dalam pertemuan Silaturahmi Ramadan yang digelar di kantor PT BKI Cabang Batam.

Dengan pertemuan ini, diharapkan kinerja Holding IDSurvey semakin kuat dan kompak dalam berkolaborasi.

Jika semua perusahaan sudah solid, maka akan menciptakan nilai tambah, efisiensi, penguatan rantai pasokan, hingga inovasi bisnis.

“Dengan begitu kami yakin Holding BUMN Jasa Survei akan semakin kompetitif dan punya daya saing di tingkat global. Artinya kita punya potensi untuk bisa masuk lima besar market leader di Asia Pasifik,” tegasnya.

Adapun pertemuan ini juga dihadiri Dirut PT BKI Rudiyanto, Dirut PT Sucofindo Mas Wigrantoro, Dirut PT Surveyor Indonesia M Haris Witjaksono, dan seluruh Kepala Cabang Regional Sumatera dari ketiga BUMN.

SINERGI KOLABORASI

Sementara Dirut PT BKI Rudiyanto sebagai lead Holding BUMN Jasa Survei juga mengingatkan pentingnya akulturasi di ketiga perusahaan.

Proses akulturasi ini diharapkan bisa berjalan dengan baik, mulai dari tingkatan karyawan hingga para pimpinan direksi.

“Proses akulturasi ini juga harus kita sebarkan ke seluruh karyawan di tiga perusahaan. Karena dengan komunikasi yang baik antar perusahaan di setiap wilayah akan menjadi kekuatan untuk menyukseskan visi dan misi holding,” kata Rudiyanto dalam keterangan persnya, Minggu (10/4/2022).

Maka pertemuan ini juga diharapkan bisa membangun komunikasi antar entitas untuk membangun satu kebersamaan yang solid.

Hal senada disampaikan Dirut PT Surveyor Indonesia, M Haris Witjaksono, dan menyampaikan bahwa kolaborasi memang sangat diperlukan untuk mendukung kemajuan bersama.

Karena setelah dilebur dalam satu holding, maka lini bisnisnya harus berjalan secara selaras dari sektor hulu dan hilir.

Ia juga berharap kolaborasi ini akan mampu merealisasikan visi dari holding menjadi perusahaan terpadu kelas dunia, dan memberdayaan bangsa dengan membangun kepercayaan.

Diketahui, PT BKI, Sucofindo, dan Surveyor Indonesia terus mengoptimalkan layanan jasa survei di tingkat nasional maupun global. []