KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Penyerahan santunan korban meninggal dunia 3 Korban Laka lanats antara KBM Daihatsu Xenia Nopol H 9208 TR dengan  Kendaraan bermotor Isuzu Truck Nopol AG 9469 UB yang menewaskan 3 Penumpangnya di Jalan Tol KM 449.200 Jalur B ikut Ds. Watuagung Kec. Tuntang Kab. Semarang, dilakukan oleh Kepala Jasa Raharja KPJR Tk. I Demak Pika Brahmaditya sesuai Alamat Ahli waris di Wilayah Demak.

Berdasarkan informasi Penumpang Xenia tersebeut adalah 1 Keluarga dan Korban An. Sudarno adalah Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang, Mobil Xenia tersebut mengangkut 4 Orang Penumpang yaitu :

Korban meninggal dunia merupakan Penumpang mobil Daihatsu Xenia Nopol H 9208 TR tersebut, yaitu :

  1. SUDARNO (57 tahun), beralamat di Jl. Pucang Sari Timur VI/5, RT 2 RW 16 Kel Batursari Kec. Mranggen Kab Demak.
  2. ASHFA FIKRIYAH (47 Tahun), beralamat di Jl. Pucang Sari Timur VI/5, RT 2 RW 16 Kel Batursari Kec. Mranggen Kab Demak.
  3. AHMAD ARDABILY JIFANO (23 tahun), beralamat di : Jl. Pucang Sari Timur VI/5, RT 2 RW 16 Kel Batursari Kec. Mranggen Kab Demak.

Dan identitas untuk Korban luka-luka, yaitu :

  1. AHMAD KAFABIH ROFANO (21TH), beralamat Jl. Pucang Sari Timur VI/5, RT 2 RW 16 Kel Batursari Kec. Mranggen Kab Demak, dirawat di RS Gunawan Mangunkusumo.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol KM 449.200 Jalur B ikut Ds. Watuagung Kec. Tuntang Kab. Semarang, Kepala Jasa Raharja KPJR Tk. I Demak Pika Brahmaditya telah melakukan Survey dan Verifikasi Ahli Waris korban meninggal dunia dan telah kami serahkan Kemarin Pada Hari Senin, 21/03/22 jelas Jahja joel Lami Kepala Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah melalui Kepala Jasa Raharja KPJR Tk. I Demak Pika Brahmaditya. Pika mengatakan bahwa Santunan korban Meninggal Dunia dan Penguburan akan diserahkan oleh Jasa Raharja Demak Kepada Ahli Waris Sah dari korban An. Sudarno dan Ashfa Fikriyah kepada Anak Kandung Korban yang bernama Liya Mazidatun Ni’mah Tefano, dan Berdasarkan hasil survey korban An. Ahmad Ardabily Jifano tidak memilik Ahli waris, dan  sesuai UU. 34 Tahun 1964 Jo PP Nomor 18 Tahun 1965, sehingga santunan yang diberikan berupa biaya penguburan sesuai Peraturan Menteri Keuangan No. 16/PMK.010/2017 sebesar Rp.4.000.000,-. Dan diberikan Kepada Adik Kandung korban An. Liya Mazidatun Ni’mah Tefano yang juga sebagai Penyelenggara Pemakaman korban.

Dan Untuk korban luka-luka, Jasa Raharja telah bekerja sama dengan pihak  RS. Gunawan Mangunkusumo di mana korban dirawat, guna memberikan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit dengan biaya perawatan maksimum Rp.20.000.000,- serta menyediakan manfaat tambahan bantuan biaya P3K maksimum Rp.1.000.000,- dan bantuan biaya ambulance maksimum sebesar Rp.500.000,- terhadap masing-masing korban luka-luka.

Hal ini sebagai  wujud Negara Hadir bagi Korban Kecelakaan lalu lintas Jalan maupun  Kecelakaan Angkutan Umum dan Jasa Raharja terus berupaya Proaktif dalam penyelesaian santunan Jasa Raharja kepada setiap korban yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas dengan cepat dan tepat”, ujar Pika lewat keterangannya pada Senin (21/03/2022). []