KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Pasir Putih, Kec. Pamona Selatan, Kab. Poso antara SM vs SM yang terjadi pada hari Jumat (23/9) pukul 18.00 Wita. Akibat dari peristiwa tersebut, pembonceng sepeda motor an. Findhy Hari Sondakh meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RSUD Poso.

Setelah menerima informasi tersebut, petugas Jasa Raharja wilayah Kabupaten Poso, Zulfadli langsung bergerak cepat mendata ahli waris korban yang beralamat di Desa Pasir Putih, Kec. Pamona Selatan, Kab. Poso dan membantu melengkapi kelengkapan dokumen ahli waris.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah Hasjuddin memberikan pernyataan “Jasa Raharaja memberikan perhatian penuh terhadap kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia, Jasa Raharja mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Hasil jemput bola petugas kami saat berkunjung di rumah duka didapatkan keabsahan bahwa ahli waris yang sah adalah ayah korban. Kami mengecek seluruh dokumen pendukung pengajuan santunan seperti KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, dan surat kematian korban untuk memastikan bahwa ahli waris korban adalah sah,” jelas Hasjuddin.

“Korban memiliki ahli waris sesuai UU. 34 Tahun 1964 Jo PP Nomor 18 Tahun 1965, sehingga dapat diberikan santunan berupa santunan meninggal dunia sesuai Peraturan Menteri Keuangan No.16/PMK.010/2017 sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris yang sah, dan telah diserahkan pada hari Senin (26/9). Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” ungkap Hasjuddin.

PT Jasa Raharja sebagai pelaksana program Perlindungan Dasar Kecelakan Penumpang Umum dan Lalu Lintas Jalan menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati – hati dan waspada saat berkendara agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. Sebelum ingin perjalanan, pastikan kendaraan dalam kondisi baik, pastikan kondisi tubuh fit saat ingin berkendara, dan patuhi rambu-rambu lalu lintas agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali. []