KORPORATNEWS.COM, Jakarta – PT Jasa Raharja Cabang Jawa Barat melakukan kegiatan Customers Relationship Management (CRM) dan Door to Door (DTD) kepada pemilik Perusahaan Otobus (PO) dan pemilik kendaraan angkutan umum.

Kepala Bagian Asuransi PT Jasa Raharja Cabang Jawa Barat, Muhamad Hidayat, menjelaskan “Kegiatan yang kami lakukan bertujuan untuk menjalin hubungan kemitraan yang baik dengan para pemilik angkutan umum sekaligus upaya meningkatkan pendapatan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP) serta mendata kendaraan di beberapa Perusahaan Otobus (PO) yang ada di Jawa Barat.”

Jasa Raharja merupakan perusahaan milik negara yang memiliki tugas pokok yaitu memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas dengan menghimpun dan mengelola dana dari masyarakat yaitu Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Di mana DPWKP dikutip dari tiket yang dibayarkan oleh penumpang angkutan umum, penumpang pesawat udara, penumpang kapal laut, penumpang kereta api, sedangkan SWDKLLJ dikutip dari setiap pemilik kendaraan bermotor. Dana tersebut kemudian dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk santunan kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas.

“Kami harap kegiatan CRM dan DTD ini akan berdampak positif terhadap kepatuhan para pemilik/pengusaha Perusahaan Otobus (PO) atau operator angkutan umum dalam memenuhi kewajiban pembayaran DPWKP kepada Jasa Raharja. Mereka pun dapat memanfaatkan channel pembayaran lainnya melalui aplikasi mobile app JRku sejalan dengan transformasi digital yang dibangun oleh Jasa Raharja, sehingga mereka tidak perlu datang ke kantor Jasa Raharja untuk membayar DPWKP.” Jelas Hidayat.

Adapun besaran DPWKP diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Ferry/Penyeberangan, Laut, dan Udara. []