KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Pada hari Selasa (19/4), Kepolisian Daerah Kalimantan Timur mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1443 H Tahun 2022 di Provinsi Kaltim, bertempat di Hotel Bumi Senyiur Samarinda.

Rapat Koordinasi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor dan dihadiri Ketua DPRD Kalimantan Timur, Panglima Kodam VI Mulawarman, Kapolda Kalimantan Timur bersama instansi terkait lainnya. Kepala Cabang Jasa Raharja Kalimantan Timur, Eva Yuliasta didampingi Kepala Perwakilan Samarinda, Pahala Hendra Hasian turut hadir dalam Rapat koordinasi ini.

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen. Pol. Imam Sugianto menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Lintas Sektoral ini dimaksudkan untuk meningkatkan sinergitas TNI/Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat serta langkah-langkah instansi terkait dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri ditengah masih adanya Pandemi Covid-19 di Kalimantan Timur, terutama diperuntukkan pada Masa Arus Mudik dan Masa Arus Balik, ujar Kapolda

Salah satu agenda penting yang dibahas dalam rapat ini adalah akan dilaksanakan kegiatan kolaborasi oleh semua unsur dalam melakukan pengamanan dan pelayanan mudik dan balik kepada masyarakat secara optimal, yang akan dilaksanakan pada periode H-7, tanggal 25 April sd H+7, tanggal 10 Mei 2022.

“Mengingat perjalanan dalam negeri sudah diperbolehkan, kemungkinan arus mudik akan lebih ramai dan padat sehingga perlu adanya persiapan agar masyarakat bisa mudik dan beraktivitas dengan aman dan nyaman”, tutur Kepala Cabang Jasa Raharja Kalimantan Timur, Eva Yuliasta.

Sebagai penyelenggara Program Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Program Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, Jasa Raharja secara penuh mendukung kegiatan pengamanan tersebut dan turut berpartisipasi secara aktif.

“Selama periode mudik sejak H-7 s/d H+7 kami akan menyediakan pelayanan kesehatan gratis di beberapa titik untuk melayani masyarakat yang mudik, memberikan himbauan tertib berlalu lintas serta menyiagakan petugas setiap hari untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan selama periode tersebut sehingga dapat memberikan pelayanan optimal kepada korban kecelakaan lalu lintas” tambah Eva Yuliasta. []