KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Sebagai upaya memberikan jaminan terhadap para penumpang angkutan umum penumpang air yang sah, PT Jasa Raharja Kalimantan Tengah menandatangani kerjasama pelaksanaan penyetoran iuran pertanggungan wajib kecelakaan alat penumpang umum dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau selaku regulator yang mengatur dan membawahi Dermaga Mintin.

Kepala Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Iman Raharja menuturkan, kesepakatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan tugas PT Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada para penumpang angkutan umum, yang mengatur pemberian jaminan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan alat angkutan penumpang umum.

“Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerjasama ini, masyarakat tidak perlu risau lagi karena perjalanan mereka telah terjamin oleh Jasa Raharja,” kata Iman

Iman berharap masyarakat yang akan bepergian menggunakan penyeberangan  sungai agar terdaftar sebagai penumpang kapal yang sah dengan membeli tiket di loket yang sah sehingga dapat dijamin oleh Jasa Raharja, selain itu agar masyarakat tetap mematuhi prokes ketat sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sementara itu jumlah santunan yang akan diberikan kepada penumpang dan ABK sesuai sifat cideranya adalah maksimal Rp. 50 juta untuk korban meninggal dunia yang diberikan kepada ahli waris korban yang sah, maksimal Rp. 50 juta bagi korban cacat tetap.

Berikutnya sebesar Rp. 20 juta bagi korban yang membutuhkan biaya perawatan, serta biaya tambahan Rp. 1 juta untuk biaya P3K, dan Rp. 500 ribu untuk biaya ambulans, serta Rp. 4 juta untuk biaya penguburan jika tidak ada ahli waris. []