KORPORATNEWS.COM, JAKARTA – Jasa Raharja Perwakilan Cirebon bersama Team Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri dan Polresta Cirebon melakukan olah TKP di Gebang Laka maut KBM Avanza dan Truck. Hal ini untuk mengetahui akibat pasti dari laka yang menewaskan 6 orang penumpang KBM Avanza.

Dalam Olah TKP yang berlangsung di Desa Pelayangan, Kecamatan Gebang tersebut, petugas gabungan menggunakan alat 3D Laser Scanner untuk menganalisis penyebab kecelakaan tersebut. Dihadiri langsung oleh Kasi Sidik Laka Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri AKBP Tri Yulianto, Wadirlantas Polda Jabar AKBP Matrius dan Kasi Administrasi Kecelakaan Jasa Raharja Denny Adianto.Setelah melakukan olah TKP petugas melanjutkan ke Samsat Kabupaten Cirebon untuk melakukan FGD Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dihadiri oleh Kemenhub, Dishub Kabupaten Cirebon, Dinas PU, Dealer Toyota. Diharapkan dengan adanya forum diskusi ini dapat mencegah terulangnya kecelakaan maut yang menewaskan 6 orang penumpang.

Minggu (03/04/2022) telah terjadi laka lantas KBM Avanza menabrak Truck yang sedang berhenti di bahu jalan. Atas kejadian tersebut mengakibatkan pengemudi Kendaraan Toyota Avanza No.Pol : G-1032- CC beserta 5 (lima) orang penumpang meninggal dunia dibawa ke RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Mendapat kabar tersebut Kepala Perwakilan Jasa Raharja Perwakilan Cirebon Okto Arif Primanto beserta jajaran bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Rumah Sakit guna mendata korban. Adapun seluruh korban dalam kecelakaan lalu lintas tersebut merupakan warga Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah.

Setiap korban berhak memperoleh santunan sebagai bentuk perlindungan dasar pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 tahun 2017. Adapun korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp.50.000.000,-.

PT Jasa Raharja Perwakilan Cirebon berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik terhadap korban kecelakaan lalu lintas jalan dan kecelakaan alat angkutan umum.[]