KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Jasa Raharja Perwakilan Bukittinggi serahkan santunan bagi korban meninggal dunia kecelakaan sepeda motor laga kambing yang terjadi pada Selasa (25/4) sekitar pukul 16.00. Kecelakaan terjadi di jalan umum Palembayan dekat Batu Girik Jorong Padang Koto Gadang Kenagarian Salareh Aia Kecamatan Palembayarn Kabupaten Agam.

Kendaraan yang melibatkan dua kendaraan sepeda motor ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang luka ringan. Korban meninggal dunia atas nama Diki Kardianto (17) dengan profesi seorang pelajar merupakan warga Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayaran Kabupaten Agam dan satu korban lagi bernama Muhammad Rajab (24) profesi sebagai mahasiswa merupakan warga Nagari Aua kuniang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat.

Raihan Farani Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat menyampaikan Jasa Raharja turut berduka cita atas kecelakaan yang terjadi dan telah menyerahkan santunan kepada ahliwaris korban yang sah secara langsung melalui transfer pada hari Rabu (26/4) bagi korban atas nama Diki Kardianto dan hari Kamis (27/4) bagi korban atas nama Muhammad Rajab.

“Sudah kami serahkan santunan kepada ahli waris korban yang sah. Dimana ahliwaris atas nama Diki Kardianto diserahkan kepada Kartini ibu korban dan atas nama Muhammad Rajab kepada Nurmaiti ibu korban juga”

Raihan menjelaskan kedua korban terjamin UU No 34 Tahun 1964 Jo PP No 18 Tahun 1965 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

“Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16 tahun 2017, besaran santunan yang diserahkan bagi korban meninggal dunia sebesar Rp 50 juta. Bagi korban luka-luka maksimal Rp 20 juta dan apabila tidak ada ahli waris diserahkan berupa biaya penguburan Rp 4 juta, manfaat tambahan berupa P3K maksimal Rp 1 juta dan biaya ambulans Rp 500 ribu”

Raihan menyampaikan korban kecelakaan dengan usia produktif dan profesi pelajar dan mahasiswa masih menjadi posisi teratas penerima santunan Jasa Raharja di Sumatera Barat.

“Hal ini menjadi fokus utama kami untuk melakukan pencegahan terjadinya kecelakaan dengan terus melakukan sosialisasi safety riding di sekolah-sekolah dan universitas”

“Tak henti-hentinya kami menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan utamakan selalu keselamatan” tutup Raihan. []