KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Kecelakaan terjadi di Jalan Trans Poso – Morowali, Desa Pancasila, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso pada Selasa (19/4/2022) . Sebuah Mobil Toyota Fortuner terlibat Kecelakaan dengan Sepeda Motor Honda Genio dan Pejalan kaki, yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Kejadian Bermula saat Mobil Toyota Fortuner hilang kendali dan menabrak Sepeda Motor Honda Genio yang dikendarai Vindi Julita Rangku (21), kemudian Mobil Toyota Fortuner kembali menabrak Pejalan Kaki Yus Bawole (61). Akibatnya Pengendara Sepeda Motor Honda Genio meninggal dunia di Lokasi Kejadian, dan Pejalan kaki yang awalnya dikabarkan mengalami Luka Berat, namun Meninggal Dunia saat dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Poso.

Petugas Jasa Raharja Wilayah Poso, Zulfadli, S.Pd., AWP setelah menerima Laporan terjadinya kecelakaan lalu lintas dari Unit Laka Lantas Polres Poso, langsung bergerak cepat mendata ahli waris korban yang beralamat di Desa Pancasila, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Hasjudin SE, MM, AAAI-K, AMII CFP, CWM, CSA, CRP, CRGP, ANZIIF (Assoc), CIP, CFMA menyampaikan atas nama manajemen PT Jasa Raharja turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Lebih lanjut ia mengatakan, “Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberi perlindungan dasar kepada warganya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.”

Jasa Raharja memberikan jaminan kepada masyarakat melalui Program Perlindungan Dasar Kecelakaan Penumpang Angkutan Umum dan Lalu Lintas Jalan. Jenis kecelakaan yang dijamin oleh Jasa Raharja adalah kecelakaan yang melibatkan dua atau lebih kendaraan bermotor, masyarakat yang tertabrak kendaraan bermotor, atau kecelakaan penumpang pada angkutan umum. Jasa Raharja tidak memberikan pergantian kerugian materil pada kendaraan yang mengalami kecelakaan, kecelakaan tunggal kendaraan pribadi tidak dijamin, juga kecelakaan yang disebabkan tindakan kriminal.

“Kami berharap bahwa santunan meninggal dunia yang diberikan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan” tutup Hasjuddin.[]