KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada umumnya tidak hanya disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan akibat dari beberapa faktor, diantaranya disebabkan oleh pengemudi (human error), lingkungan dan cuaca. Tingginya mobilitas masyarakat yang berkembang sebagai dampak dari usaha peningkatan kesejahteraan dan kemajuan teknologi, kondisi jalan rawan kecelakaan lalu lintas dan bencana alam tentunya menjadi faktor utama menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan.

Kepala Jasa Raharja Sulawesi Tenggara, Saldhy Putranto S.Kom, MBA, AAAI-K, AMII menjelaskan bahwa kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal ini pengemudi kendaraan bermotor agar berkendara dengan tertib masih sangat kurang, misalnya dalam hal kondisi kesehatan terutama bagi yang hendak melakukan perjalanan jauh, faktor usia, kesiapan mental untuk pengguna kendaraan bermotor terutama yang masih dibawah umur, tidak fokus, kurang terampil, tidak disiplin dan kelalaian dalam berkendara sehingga menyebabkan jarak terlalu dekat, mengantuk, lelah dan melaju terlalu cepat menjadi peluang besar penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan.

Berbagai upaya dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas telah dilakukan, diantaranya kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang terus dilakukan diberbagai media dan tempat kepada masyarakat terlebih kepada anak usia pelajar. Selain itu, kegiatan survey bersama jalan rawan kecelakaan bersama mitra terkait juga dilakukan agar perbaikan-perbaikan dapat dilakukan.

Jasa Raharja hadir sebagai wujud perlindungan dasar negara bagi seluruh warga negaranya khususnya yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas dengan mengemban amanah UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964, dengan Core Value AKHLAK berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Jasa Raharja dengan amanah yang diemban, selain memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat setelah terjadi kecelakaan juga aktif dalam kegiatan pencegahan kecelakaan lalu lintas dengan program sosialisasi melalui berbagai media dan tempat misalnya ke sekolah-sekolah dan balai desa, survey jalan rawan laka lantas bersama mitra terkait, pemasangan papan himbauan dan pemasangan spanduk diwilayah rawan kecelakaan lalu lintas. Salah satunya pemasangan beberapa spanduk pencegahan di Kabupaten Buton yang dilakukan bersama mitra dalam hal ini Polres Buton yang diharapkan akan mengurangi angka kecelakaan yang terjadi”, tutup Saldhy.[]