KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Minggu 20 Maret 2022 sekitar pukul 19.00 Wita. Telah terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalan Trans Sulawesi Desa Tumpaan Kec, Tumpaan Kab. Minahasa Selatan, Kecelakaan tersebut melibatkan dua SPM yaitu Honda Revo DB 3253 LJ dengan Kendaraan Dinas TNI Yamaha Vixion dengan identitas 15064 XIII yang mengakibatkan Stein Rarung pengendara Sepeda Honda Revo DB 3253 LJ yang merupakan warga Jaga IV Kel. Munte Kec. Tumpaan Kab. Minahasa Selatan meninggal dunia.

Menindaklanjuti hal tersebut, Petugas Jasa Raharja Amurang, Ernest Anthon Polii, langsung bergerak cepat untuk melakukan survey laka lantas, mendatangi ahli waris korban serta petugas Jasa Raharja juga membantu melengkapi dokumen ahli waris,Senin (21/03). Gerak cepat Petugas Jasa Raharja tidak lepas dari informasi setiap kasus lakalantas yang terjadi secara update diterima petugas Jasa Raharja dari Satlantas di Unit Laka setiap Polres

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Utara Pahlevi Barnawi Syarif, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah kecelakaan yang menimpa.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 besaran santunan meninggal dunia kepada ahli waris yaitu sebesar Rp.50jt, ini sebagai wujud negara hadir memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan, dan santunan korban meninggal dunia diserahkan langsung pada hari Senin, 21 Maret 2022 dengan mekanisme transfer ke rekening ahli waris korban, “jelasnya.

“Walau di masa pandemi, Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam memberikan hak santunan serta pelayanan yang terbaik, cepat dan tepat kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, “Ucap Pahlevi.

“Kepada masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar selalu berhati-hati saat berkendara dan agar secara tertib membayar pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ setiap tahunnya. Sumber dana untuk membayar santunan kepada setiap korban kecelakaan lalu lintas yang terjamin oleh Jasa Raharja, diperoleh dari pembayaran SWDKLLJ yang dibayarkan setiap tahun di Kantor SAMSAT bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK),”tutup Pahlevi. []