KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Rabu, 02 November 2022 PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan menerima kunjungan dari Koperasi Angkutan Transportasi Sriwijaya Indonesia (ATSI). Kegiatan kunjungan ini menindak lanjuti koordinasi antara PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan dengan DPD Organda Provinsi Sumatera Selatan di pertemuan sebelumnya yang bersepakat menerima aspirasi para anggota dan pengurus koperasi ATSI untuk membahas permasalahan terkait kelengkapan administrasi bus angkutan umum yang layak jalan dalam rangka meningkatkan kepatuhan bagi para pemilik angkutan umum.

Dalam silaturahmi ini hadir ketua Koperasi ATSI Subur dan didampingi oleh Ketua DPD Organda Provinsi Sumatera Selatan Ismail Hamid yang diterima langsung oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan Abdul Haris. Pada Audensi kali ini pengurus Koperasi ATSI menyampaikan kesanggupannya untuk mengkoordinir anggota-anggotanya agar melakukan pembayaran Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kendaraan Bermotor sehingga pada saat jatuh tempo dapat dilakukan pembayaran secara kolektif. Selanjutnya pengurus koperasi ATSI mohon dukungan dari PT Jasa Raharja dan DPD Organda Provinsi Sumatera Selatan untuk mengkoordinasikan dengan steakholder terkait dalam kemudahan pengurusan kelengkapan administrasi kendaraan para anggota Koperasi ATSI.

Kepala PT Jasa Raharja dalam audensi dengan koperasi ATSI menyambut baik keinginan pengurus Koperasi ATSI dan mengharapkan agar Koperasi ATSI terus mendukung PT Jasa Raharja khususnya membantu anggota Koperasi ATSI dalam pemenuhan pembayaran Iuran Wajib/DPWKP agar para penumpang yang menggunakan moda transportasi darat milik anggota koperasi ATSI dapat diberikan jaminan perlindungan asuransi selama dalam perjalanan bilamana mengalami kecelakaan.

Diakhir pertemuan PT Jasa Raharja menyampaikan sosialisasi kepada pengurus Koperasi ATSI tentang akan dilaksanakannya Peraturan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Pasal 74 yakni Penghapusan Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor bagi kendaraan yang tidak melakukan pengesahan STNK sekurang-kurangnya 2 tahun sejak habis masa berlaku STNK, sekaligus mensosialisasikan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 18 Tahun 2022 tentang pemutihan pajak yang saat ini sedang berlangsung agar dapat diteruskan kepada anggota Koperasi ATSI untuk memanfaatkan kesempatan yang baik ini. tutup Haris. []