KORPORATNEWS.COM. Jakarta – Suprapti, Wanita berusia 54 tahun, menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Kamis, 14 April 2022. Wanita kelahiran Banyuwangi itu mengalami kecelakaan lalu lintas di Desa Posona Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong antara Sepeda Motor Yamaha Freego dan Sepeda Motor Yamaha Fiz-R pada tanggal 13 April 2022.

Petugas Jasa Raharja Wilayah Parigi Moutong, Herry Irawan, SH., AWP setelah menerima Laporan terjadinya kecelakaan lalu lintas dari Unit Laka Lantas Polres Parigi Moutong, langsung bergerak proaktif dan cepat mendata ahli waris korban yang beralamat di Dusun I Desa Posona, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Hasjudin SE, MM, AAAI-K, AMII CFP, CWM, CSA, CRP, CRGP, ANZIIF (Assoc), CIP, CFMA menyampaikan atas nama manajemen PT Jasa Raharja turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Lebih lanjut ia mengatakan, “Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberi perlindungan dasar kepada warganya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.”

“Kepada ahli waris, santunan Jasa Raharja korban meninggal dunia langsung diproses kurang dari 24 jam dengan mekanisme transfer ke rekening ahli waris korban. Adapun nominal santunan yakni sebesar 50 juta rupiah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tahun 2017. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.” kata Hasjuddin.

Jasa Raharja memberikan jaminan kepada masyarakat melalui Program Perlindungan Dasar Kecelakaan Penumpang Angkutan Umum dan Lalu Lintas Jalan. Jenis kecelakaan yang dijamin oleh Jasa Raharja adalah kecelakaan yang melibatkan dua atau lebih kendaraan bermotor, masyarakat yang tertabrak kendaraan bermotor, atau kecelakaan penumpang pada angkutan umum. Jasa Raharja tidak memberikan pergantian kerugian materil pada kendaraan yang mengalami kecelakaan, kecelakaan tunggal kendaraan pribadi tidak dijamin, juga kecelakaan yang disebabkan tindakan kriminal.

“Kami berharap bahwa santunan meninggal dunia yang diberikan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan” tutup Hasjuddin.[]