KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Membayar pajak kendaraan bermotor setiap tahun adalah kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan bermotor. Pajak yang dibayarkan oleh pemilik kendaraan bermotor adalah bentuk kontribusi dalam pembangunan daerah. Uang pajak kendaraan bermotor yang dikelola oleh pemerintah provinsi digunakan untuk menyediakan fasilitas jalan bagi kendaraan bermotor dan pembangunan fasiliats umum lainnya yang menjadi wewenang pemerintah daerah khususnya Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pajak Kendaraan Bermotor adalah pajak atas kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor. Sesuai dengan UU No 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah. Subjek Pajak Kendaraan Bermotor adalah orang pribadi atau Badan yang memiliki dan/atau menguasai Kendaraan Bermotor. Sedangkan Objek Pajak Kendaraan Bermotor adalah kepemilikan dan/atau penguasaan Kendaraan Bermotor.

Pembayaran pajak kendaraan bermotor dilakukan setiap tahun sesuai dengan tanggal jatuh tempo. Karena dilakukan pembayaran setiap tahun  maka dikenal dengan istilah PAJAK  TAHUNAN. Adapun komponen pembayaran pajak tahunan  adalah Pokok Pajak dan SWDKLLJ Jasa Raharja (Sumbangan Wajib dana kecelakaan lalu lintas Jalan) dan dibayar setiap tahun oleh pemilik kendaraan merupakan skema perlindungan dari pemerintah untuk korban kecelakaan lalu lintas.

Lokasi Pembayaran pajak 5 tahunan dilakukan di Samsat Induk  Sleman dan Samsat Pembantu Maguwo, dan bisa dilakukan di Samsat Induk DIY yang lain dengan syarat dan kententuan registrasi ulang berlaku. Adapun untuk item yang harus dibayar adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) atau Pokok Pajak, Sumbangan Wajib dana kecelakaan Lalu lintas Jalan Jasa Raharja (SWDKLLJ), PNBP STNK baru dan PNBP TNKB baru (Plat Motor kendaraan yang terbaru).

Prosedur pajak lima tahunan di samsat sleman adalah sebagai berikut :

  1. Mendaftar cek fisik di loket cek fisik berada di Basement Samsat, siapkan persyaratan pembayaran pajak 5 tahunan lalu mengambil nomor antrian yang tersedia, tersedia ruang tunggu antrian yang cukup luas dan nyaman. petugas akan memanggil sesuai nomor antrian untuk pengecekan kelengkapan berkas dan selanjutnya akan diberikan formulir cek fisk kepada pemohon untuk disampaikan pada petugas cek fisik.
  2. Proses cek fisik; Cek fisik dilakukan oleh petugas sesuai nomor antrian. pemilik kendaraan harus melengkapi bagian-bagian kendaraan sesuai dengan standar kendaraan yang dikeluarkan pabrik dan seluruh fungsi lampu, lampu maupun klakson harus berfungsi dengan baik dilanjutkan dengan proses pengesahan cek fisik
  3. Mendaftar di loket formulir untuk mendapatkan formulir permohonan STNK baru, formulir sudah diisi oleh petugas, jadi pemohon tidak perlu lagi menulis data kendaraan pada formulir permohonan STNK baru. Selanjutnya Pemohon menuju ke Loket pendaftaran di lantai 1 untuk pengecekan berkas.
  4. Setelah mendapatkan panggilan  nomor antrian maka silakan pemohon menuju counter 1,pemohon menyerahkan berkas kepada petugas di LOKET 1, dan selanjutnya petugas melakukan penetapan jumlah pajak yang harus dibayar,  pembayaran tersedia secara tunai maupun nontunai dengan EDC dan  Scan QRIS.
  5. Setelah pembayaran selesai maka pemohon diminta untuk menunggu sebentar untuk proses cetak STNK baru. Setelah STNK baru diserahkan selanjutnya pemilik kendaraan bermotor dapat mengambil Plat Nomor yang baru. sebelum meninggalkan loket TNKB pastikan nomor polisi dan masa berlaku sudah benar yang tercetak sudah benar sesuai dengan STNK. Dan Proses pengurusan Pajak 5 tahunan Selesai.

“Maka Untuk para Pemilik kendaraan bermotor kiranya menjadi pengendara motor yang taat pajak dan bijak dalam berkendaraan supaya terhindar dari kencelakaan, karena nyawa tak tergantikan oleh apapun didunia dan pastinya keluarga anda menunggu anda dirumah. Selamat beraktifitas. Salam selamat berkendara” Tutup Diah Ayu – Petugas Jasa Raharja Samsat Sleman.[]