KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Kecelakaan kembali terjadi di Jalan Trans Sulawesi Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat Morowali pada tanggal 27 Maret 2022. Kecelakaan tersebut melibatkan Sepeda Motor Yamaha Vixion dan Kendaraan roda empat Toyota Hilux yang mengakibatkan korban atas nama Susanto meninggal dunia. Korban kemudian dimakamkan di Bungku Barat, Kabupaten Morowali.

Petugas Jasa Raharja Kabupaten Morowali, Iwan Tri Wijaya.,AWP setelah menerima informasi kejadian kecelakaan lalu lintas dari Polres Morowali, langsung bergerak proaktif mendata ahli waris yang beralamat di Desa Tondo, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali.

Kepala Unit Operasional dan Humas PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, Bagus Tri Maistiyanto, S.T.,AAAI-K, AWP, QWP mengatakan, meskipun dalam masa pandemi, Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak. “Kami atas nama manajemen mengucapkan turut berduka cita atas kecelakaan yang menimpa korban dan kami berharap santunan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban.”

PT Jasa Raharja menjamin korban kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/luka-luka/cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan. Santunan tersebut berasal dari iuran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahun. Hal ini merupakan implementasi dari perlindungan dasar pemerintah yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.

“Kepada ahli waris, santunan Jasa Raharja korban meninggal dunia langsung diproses dengan mekanisme transfer ke rekening ahli waris korban. Adapun nominal santunan yakni sebesar 50 juta rupiah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tahun 2017. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.” kata Bagus. []