KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Pada hari ini Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan menyerahkan santunan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Lintas Komering Desa Sri Tanjung Kec. Tanjung Lubuk Kab. Ogan Komering Ilir, yang terjadi pada hari rabu 16 Maret 2022 sekitar pukul 13.25 wib. Kejadian Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Kepala Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan, Abdul Haris melalui Perwakilan Jasa Raharja di Ogan Komering Ilir Sdr. Andy Logos Silaban dan Perwakilan Baturaja Sdr. Ulung Purba telah menyerahkan Santunan korban meninggal dunia masing-masing sebesar Rp.50 Juta diserahkan langsung kepada Ahli Waris yang sah dengan mekanisme transfer.

Abdul Haris, Kepala Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan menyampaikan bela sungkawa dan prihatin atas kejadian musibah kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia atas nama Rifky Al Qohar Qusailiana yang berdomisili di Dusun II Desa Muara Baru Kec. Kayuagung Kab. Ogan Komering Ilir dan Muhammad Amin Bin Herynato yang berdomisili di Ds. Sukabumi Kec. Cempaka Kab. Ogan Komering Ulu Timur. Haris menyampaikan “Bahwa seluruh korban terjamin Jasa Raharja selaku pengelola Program Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan”, terang Haris.

Menindaklanjuti musibah ini, Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan setelah menerima laporan kejadian kecelakaan, langsung berkoordinasi dengan unit Laka Polsek Tanjung Lubuk dan Polres Ogan Komering Ilir untuk proses pendataan korban meninggal dunia di tempat lokasi kejadian kecelakaan. Adapun yang berhak menerima santunan korban meninggal dunia diberikan sesuai dengan skala prioritas yaitu janda atau dudanya yang sah, anak-anaknya yang sah, orang tuanya yang sah dan apabila tidak ada ketiganya maka diberikan penggantian biaya penguburan. Ujar Haris

“Saya berharap generasi Milenial dapat menjadi contoh berkendara di jalan raya yang berkeselamatan. Berkendaralah dengan tertib, tidak kebut-kebutan dan selalu mematuhi peraturan rambu lalu lintas, karena kecelakaan yang sering kali terjadi diawali adanya pelanggaran dan kelalaian pengendara, dan yang sangat memprihatinkan bahwa kecelakaan lalu lintas didominasi usia produktif. Mari bersama-sama kita menjadi duta keselamatan saat berlalu-lintas di jalan. Jika bukan diri kita yang memulai, siapa lagi”. Tutup Haris. []