KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Selasa, tanggal 19 April 2022 sekitar pukul 17.30 WIB telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara Mobil Suzuku APV BB 1709 RA kontra Sepeda Motor Honda Supra BB 5889 FN di Jalan Umum KM 32-33 Jurusan Padangsidempuan dengan Panyabungan tepatnya di Kelurahan Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan. Kejadian bermula pada saat Sepeda Motor Honda Supra sedang parkir diberam jalan dan tiba-tiba Mobil Suzuki APV BB 1709 RA mengambil jalan beram dengan kecepatan tinggi sehingga menabrak sepeda motor Honda Supra BB 5889 FN beserta pengendaranya terseret diberam jalan, mengakibatkan pengendara sepeda motor Honda Supra yang diketahui merupakan PNS Dinas Perhubungan Tapanuli Selatan mengalami luka-luka dan dalam perjalanan dirujuk ke Rumah Sakit Metta Medika Padangsidempuan meninggal dunia.

Menindaklanjuti hal tersebut, Jasa Raharja Perwakilan Padangsidempuan bergerak cepat untuk memastikan keterjaminan korban meninggal dunia, dengan melakukan survey ahli waris ke rumah korban, kemudian berkoordinasi dengan Unit Lantas Polres Tapanuli Selatan terkait penerbitan Laporan Polisi. Penyerahan santunan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Bapak Parulian Nasution, didampingi Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Padangsidempuan, Bapak Soni Sumono, dan Kadishub Tapanuli Selatan, Bapak Ilham S.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara, Tamrin Silalahi, melalui Kepala Perwakilan Padangsidempuan, Soni Sumono, menyampaikan turut berduka cita mendalam atas musibah kecelakaan yang telah terjadi.

“Undang-Undang No 34 Tahun 1964 menyatakan bahwa Jasa Raharja memberikan santunan kepada setiap orang yang meninggal dunia, cacat tetap dan luka-luka akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017, ahli waris dari korban yang meninggal dunia berhak atas santunan sebesar Rp 50 juta. Hal ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan alat angkutan lalu lintas jalan.”

“Santunan tersebut berasal dari pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahun bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Samsat ”. []