KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Singaraja-Denpasar KM 5,000 tepatnya di Banjar Dinas Pumahan Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Selasa (5/4/2022) sore sekitar pukul 15.00 WITA.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan kendaraan roda empat dengan roda dua yang mengakibatkan pengendara dan pembonceng sepeda motor meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dari informasi yang dihimpun, diketahui bahwa kedua korban meninggal dunia adalah ayah dan anak kandung.

Setelah petugas pelayanan Jasa Raharja melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan, maka pada hari ini, Rabu (6/4/2022) Kepala Perwakilan Jasa Raharja Singaraja bersama staff dan didampingi oleh Kasatlantas Polres Buleleng beserta jajaran dapat menyerahkan dana santunan Jasa Raharja kepada ahli waris korban.

Dana yang diserahkan sebesar Rp100 juta dari kedua korban sesuai dengan PMK No.16 Tahun 2017 Tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Korban meninggal dunia berhak atas santunan diserahkan kepada ahli waris yang sah menurut aturan yang berlaku sebesar Rp50 juta, sementara untuk korban luka-luka dijamin biaya perawatan oleh Jasa Raharja sampai dengan maksimal Rp20 juta.

“Kedua korban meninggal dunia tersebut mendapatkan santunan Jasa Raharja yang prosesnya kurang dari 1 hari karena digitalisasi yang terbina dari seluruh instansi yang terkait baik dari Dukcapil, rumah sakit, Kepolisian hingga perbankan, maka proses santunan dapat kami lakukan on time walaupun di hari libur sekalipun,” jelas Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Singaraja Luh Made Ernayani, Rabu (6/4/2021).

“Jasa Raharja turut berduka cita atas terjadinya kecelakaan tersebut semoga dengan adanya santunan Jasa Raharja dapat bermanfaat bagi seluruh korban kecelakaan maupun keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya. []