KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Laba PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengalami penurunan pada per semester pertama 2022.

Total laba PT Jasa Marga dari penghasilan perusahaan dan diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp734,76 miliar.

Meski terbilang cukup besar, namun laba PT Jasa Marga justru mengalami penurunan 14,1 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama 2021, yaitu Rp855,6 miliar.

Dari laporan keuangan Jasa Marga pada Selasa (27/9/2022), total pendapatan perusahaan meningkat 9,55 persen, dari Rp6,88 triliun menjadi Rp7,54 triliun.

Sementara beban pokok pendapatan naik sebesar 2,7 persen, dan laba per saham dasar turun menjadi dari Rp117,89 menjadi Rp101,24.

Dari segmentasi pendapatan, usaha tol masih menjadi penyumbang utama yaitu Rp6,08 triliun, usaha lainnya Rp576,82 miliar, dan pendapatan konstruksi Rp886,24 miliar.

Terkait turunnya laba PT Jasa Marga di paruh pertama tahun ini, salah satunya karena perseroan tak lagi membukukan keuntungan dari pelepasan investasi.

Pada periode yang sama tahun 2022, BUMN ini masih mendapatkan dana segar Rp788,74 miliar dari keuntungan pelepasan investasi PT Marga Lingkar Jakarta.

Corporate Communication and Community Development Group Head, Lisye Octaviana mengatakan laba yang didapat di periode ini adalah hasil yang positif.

Menurutnya, total laba PT Jasa Marga yang mencapai Rp734,8 miliar selaras dengan mulai normalnya mobilitas dan aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan tol.

“Selain itu beberapa ruas jalan tol baru yang mulai beroperasi juga menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas di tahun 2022,” kata Lisye, dikutip Selasa (27/9/202).

Ia menjelaskan, pendapatan yang paling tinggi kenaikannya yaitu dari usaha lain perseroan yang meroket hingga 40,6 persen, sementara pendapatan dari layanan tol hanya naik 16 persen.

Emiten bersandi saham JSMR ini mencatatkan EBITDA naik 21,3 persen dengan realisasi EBITDA Margin mencapai 65,9 persen.

Adapun beberapa ruas tol JSMR sudah mulai beroperasi yaitu Jalan Tol Manado-Bitung seksi Danowudu-Bitung (13,40 Km) konsesi Jalan Tol Gedebage Tasikmalaya-Cilacap (206,65 Km)

Dengan penambahan ini, jalan tol operasi dan konsesi, saat ini JSMR telah mengoperasikan total 1.260 Km jalan tol dari total konsesi jalan tol yang dimiliki sepanjang 1.809 Km. []