KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Petugas Jasa Raharja Samsat Buton, Andi Ardian Syahruddin melakukan giat Customers Relationship Management (CRM) dan Door to Door (DTD) dengan mengunjungi pemilik kendaraan angkutan umum dan PO (Perusahaan Otobus) yang berada diwilayah Kabupaten Buton.

Andi Ardian Syahruddin menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin dan terjadwal dengan melakukan kunjungan sehingga para pemilik kendaraan angkutan umum dan PO dimudahkan untuk melakukan pembayaran IWKBU (Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum). Kunjungan juga rutin dilakukan di terminal dengan tujuan untuk mengedukasi para masyarakat sebagai calon penumpang agar menggunakan angkutan umum resmi yang terdaftar di Dinas Perhubungan sehingga jika terjadi resiko kecelakaan lalu lintas dapat dijamin oleh Jasa Raharja.

PT Jasa Raharja hadir memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui 2 (dua) program pertanggungan, yaitu Asuransi Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Umum yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang serta Asuransi Tanggung Jawab Menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Sesuai Program Perlindungan Dasar Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, PT Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/cacat tetap dan penggantian biaya perawatan akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan umum baik darat, laut maupun udara. Santunan tersebut berasal dari dana Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) yang dibayarkan penumpang pada saat membayar tiket atau ongkos angkut Besaran Iuran Wajib diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Ferry/Penyeberangan, Laut, dan Udara.[]