KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Dalam rangka memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para operator kapal terkait tugas dan tanggung jawab baik pra maupun pasca kejadian kecelakaan, PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat memberikan edukasi melalui kegiatan sosialisasi bersama Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya di Kantor Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya. Kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis, 14 April 2022 tersebut menghadirkan Jasa Raharja, Dishub Kubu Raya, dan KSOP Pontianak sebagai narasumber.

Kepala PT Jasa Raharja Kalimantan Barat, Wisnu Wardana melalui Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Kubu Raya, Eryan Syaftari memberikan informasi kepada para peserta tentang peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai penyelenggara Program Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

“Penting rasanya bagi para operator kapal untuk memahami peran dan fungsi Jasa Raharja dalam hal perlindungan dasar kepada para penumpang kapal atas risiko kecelakaan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kami sampaikan juga apa yang menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh masing-masing pemilik kapal karena cukup banyak masyarakat yang beraktivitas menggunakan moda transportasi sungai ini”, terang Eryan.

Dalam kesempatan tersebut, Eryan menjelaskan tentang prosedur dan langkah-langkah yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu risiko kecelakaan terjadi pada armada kapalnya dan menyebabkan penumpangnya mengalami cidera.

“Para pemilik kapal ini sudah rutin dan tertib dalam menyetorkan iuran wajib atau premi asuransi Jasa Raharja yang mana pengutipan premi ini dilakukan bersamaan dengan pembayaran tiket atau karcis penumpang. Sehingga pada kesempatan kali ini, kami menyampaikan terkait dengan prosedur pasca kejadian kecelakaan karena masih banyak yang belum paham apa yang harus dilakukan ketika kapalnya ini mengalami kecelakaan”, lanjutnya.

Disebutkan bahwa syarat utama untuk mengajukan klaim Jasa Raharja untuk kecelakaan penumpang angkutan sungai adalah laporan kejadian kecelakaan dari Polair. Operator kapal hanya perlu mengurus laporan tersebut, selanjutnya petugas Jasa Raharja yang akan jemput bola membantu proses administrasi pengajuan santunan. Keterlibatan para pemilik kapal atau masyarakat dalam melaporkan kejadian kecelakaan sangat penting dan sangat membantu Jasa Raharja dalam kecepatan penanganan korban kecelakaan.

“Sebagai bentuk pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat dalam pengajuan klaim, masyarakat dalam hal ini pemilik kapal atau pihak yang melihat kejadian kecelakaan hanya perlu melaporkan kejadian tersebut kepada Polair. Setelah itu, biar kami yang bekerja”, tutupnya. []