KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Insiden kecelakaan terjadi pada hari Rabu (30/3) di jalan Trans Kalimantan tepatnya di Desa Sei Beras Kelurahan Selat Dalam Kecamatan Selat Kabupaten Kuala Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah sekitar pukul 22:15 WIB.

Korban kecelakaan diduga tiba – tiba menyeberang jalan dan pada saat bersamaan dari arah Banjarmasin ke arah Kuala Kapuas datang mobil mitsubishi dump truck warna kuning dengan nomor polisi DA-8320-LJ, karena jarak yang sudah dekat sehingga terjadilah kecelakaan tersebut, akibat kecelakaan tersebut pejalan kaki tersebut meninggal dunia.

“Petugas Jasa Raharja Kuala Kapuas setelah menerima Laporan Polisi pada hari Kamis (31/3) langsung melakukan Kunjungan Jemput Bola ke rumah ahli waris yang berada di Desa Sei Beras untuk melakukan survey keabsahan ahli waris.” tutur Iman Raharja, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kalimantan Tengah.

Petugas Jasa Raharja Kuala Kapuas yang melakukan jemput bola menyampaikan turut berduka kepada keluarga yang ditinggalkan dan membantu dalam hal kelengkapan berkas pengajuan santunan meninggal dunianya.

“Ahli Waris mendapat hak santunan sebesar 50 juta rupiah, santunan tersebut berasal dari dana Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahun pada saat membayar pajak kendaraan bermotor” tegas Iman ketika ditemui di kantornya.

Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang No 34 Tahun 1964 bahwa Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia, cacat tetap, dan luka-luka akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan baik di darat, laut, maupun udara.

Besaran santunan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 dan Nomor 16/PMK.010/2017 sebagai berikut:
1. Santunan Meninggal Dunia Sebesar Rp. 50.000.000,-
2. Cacat Tetap (berdasarkan persentase tertentu) Maximal Rp.50.000.000,-
3. Biaya Perawatan Luka – Luka (Maksimal) Rp.20.000.000,-.

Disamping itu juga terdapat manfaat tambahan yakni Penggantian Biaya P3K (maksimal) sebesar Rp.1.000.000,- dan Penggantian Biaya Ambulans (maksimal) Rp.500.000,-.

PT Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat senantiasa mengedepankan transformasi digital pelayanan. Melalui sistem yang terintegrasi dengan Korlantas Polri, BPJS Kesehatan, Ditjen Dukcapil dan Perbankan. Agar hak masyarakat atas santunan Jasa Raharja dapat diterima dengan cepat dan tepat.[]