KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Insiden kecalakaan terjadi pada hari kamis (24/3) di ruas jalan lintas Palangka Raya – Kuala Kurun tepatnya di Desa Bahu Pahawa Kecematan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau sekital pukul 06.40 WIB. Korban Bernama Obi Arianto megendarai sepeda motor Yamaha MX King KH-6674-YP diduga saat ditikungan gagal menyalip sebuah mobil yang ada didepannya, kemudian dari arah berlawanan datang Truck Mitshubishi kerana jarak yang sudah dekat tabrakan terjadi.

Akibat tabrakan tersebut pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat, petugas Jasa Raharja setelah menerima Laporan Polisi pada hari Jumat (25/3) langsung melakukan Kunjungan Jemput Bola ke rumah ahli waris yang berada di Desa Pamarunan.

Iman Raharja menyatakan “ketika insan Jasa Raharja menerima Laporan Polisi dengan korban luka-luka terlebih meninggal dunia wajib langsung melakukan jemput bola dan menyampaikan yang menjadi hak dari korban atau ahli waris korban, hari ini Jumat (25/3) berkas sudah dalam keadaan lengkap dan langsung kami proses santunan meninggal dunianya” ucapnya.

Mobile service Jasa Raharja Kalimantan Tengah yang melakukan jemput bola menyampaikan turut berduka kepada keluarga yang ditinggalkan dan membantu dalam hal kelengkapan berkas pengajuan santunan meninggal dunianya, “Setiap pengajuan santunan di Jasa Raharja harus dimudahkan dan Ahli Waris mendapat hak santunan sebesar 50 juta rupiah dan tanpa potongan begitu juga dalam hal pengurusan santunan luka-luka” tegas Iman ketika ditemui di kantornya.

Diketahui, Jasa Raharja merupakan Badan Usaha Milik Negara yang diamanahkan untuk menyelenggarakan Perlindungan Dasar sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 1964 Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU Nomor 34 Tahun 1964 Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Tugas pokok Jasa Raharja adalah menyerahkan Santunan bagi Korban Kecelakaan alat angkutan umum Darat, Laut dan Udara dan korban kecelakaan lalu lintas jalan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar. []