KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Ruas jalan Khatulistiwa, Siantan kembali merenggut korban jiwa pada Jumat, 15 April 2022 siang. Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit sepeda motor dan satu unit dump truck tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia di tempat kejadian dan satu orang lainnya harus menjalani perawatan intensif di RSUD Soedarso akibat cidera di bagian kepala.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Cabang Jasa Raharja Kalbar, Wisnu Wardana melalui Mobile Service Cabang, Agung Wiraputra bersama dengan anggota Unit Laka Polresta Pontianak, Aipda Haryono mengunjungi rumah duka pada Sabtu, 16 April 2022 untuk menyampaikan dukacita atas musibah yang menimpa korban.

“Petugas kami bersama dengan anggota unit laka mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan turut belasungkawa atas musibah yang menimpa korban sekaligus melakukan survey keabsahan ahli waris guna penyerahan santunan. Untuk satu korban yang sedang dirawat di RSUD Soedarso, kami telah menjaminkan biaya perawatannya sampai dengan batas maksimal sebesar 20 juta rupiah”, ucap Wisnu.

Dijelaskan lebih lanjut, berdasarkan hasil survey keabsahan ahli waris diperoleh informasi bahwa dari kedua korban meninggal dunia tersebut, hanya satu korban yang memiliki ahli waris yang sah.

“Untuk dua korban meninggal ini, santunan yang kami serahkan berbeda mengingat satu korban tidak memiliki ahli waris sehingga kami hanya menyerahkan santunan biaya penguburan sebesar 4 juta rupiah kepada pihak yang menyelenggarakan pemakaman. Sedangkan untuk korban yang memiliki ahli waris, santunan meninggal dunia sebesar 50 juta rupiah akan kami serahkan hari ini”, pungkasnya.

Ditambahkan oleh Wisnu, bahwa ahli waris yang sah yang berhak menerima dana santunan meninggal dunia hanya ada tiga yakni janda/dudanya yang sah, anak-anaknya yang sah, dan orang tuanya yang sah. Apabila korban tidak memiliki ahli waris sebagaimana disebutkan, maka Jasa Raharja hanya akan menyerahkan santunan biaya penguburan kepada pihak yang menyelenggarakan pemakaman. Adapun besarnya santunan yang diserahkan untuk masing-masing sifat cidera sesuai dengan ketentuan dalam peraturan menteri keuangan Nomor 16/PMK.010/2017.

Jasa Raharja Kalbar senantiasa menghimbau kepada para pengguna kendaraan bermotor untuk senantiasa waspada dan memperhatikan kondisi sekitar. Pertimbangkan jarak aman antar kendaraan saat hendak mendahului atau menyeberang agar kejadian serupa tidak terulang kembali. []