KORPORATNEWS.COM, Jakarta – PT. Jasa Raharja Cabang Riau dan PT. Pelra Karimun Perkasa Cabang Sungai Guntung Indragiri Hilir Riau melakukan penandatangan Perjajian Kerjasama pengutipan Iuran Wajib Kapal Laut untuk perlindungan penumpang kapal sebagaimana amanat Undang Undang yang berlaku. Penandatanganan dilakukan oleh Pimpinan PT Pelra Karimun Perkasa Cabang Sungai Guntung, Baharuddin dan Kepala PT. Cabang Jasa Raharja Riau, M. Iqbal Hasanuddin pada Tanggal 9 April 2022.

PT. Pelra Karimun Perkasa mengoperasikan 2 Kapal Penumpang, yakni SB.Reni Fadhila 01 dan SB.Reni Fadhila 02, diresmikan beroperasi secara regular melayani transportasi masyarakat di wilayah Inhil Riau, Batam dan sekitarnya terhitung sejak 3 April 2022. Kapal penumpang ini akan melayani penumpang untuk keberangkatan setiap hari, pada pukul 10.30 wib, kecuali hari Jumat saja yang libur.

Adapun trayek yang dilayani adalah dari Tembilahan menuju Sembuang, Teluk Lanjut, Pelangiran, BRS, Sungai Guntung, Pulau Burung, Durai, Moro, Pelabuhan Internasional Harbour Bay Kota Batam. Dan dari Harbour Bay Batam menuju Moro, Durai, Pulau Burung, Sungai Guntung, BRS, Pelangiran, Teluk Lanjut, Sembuang, Tembilahan.

Kepala Cabang PT.Jasa Raharja Riau, M. Iqbal Hasanuddin menjelaskan, Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL) yang disetorkan setiap bulannya oleh oerator/pengelola angkutan kapal laut ini, merupakan hasil pengumpulan dana perlindungan penumpang yang dibayarkan penumpang bersamaan saat membayar ongkos angkut/tiket.

Selanjutnya, PT. Jasa Raharja sebagai pelaksana Program Perlindungan Dasar Kecelakaan Penumpang Angkutan Umum akan memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/cacat tetap dan penggantian biaya rawatan akibat kecelakaan yang disebabkan oleh penggunaan angkutan umum seperti kapal yang dioperasikan PT. Pelra Karimun Perkasa ini.

Ahli waris yang sah dari korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp. 50 juta sementara untuk korban luka-luka seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh Jasa Raharja s.d maksimal Rp 20 juta sesuai dengan sesuai ketentuan PMK No. 15 Tahun 2017, tutupnya.[]