KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Penurunan emisi karbon menjadi salah satu fokus utama dari bumn holding industri pertambangan atau mind id.

Pasalnya industri pertambangan yang digarap Mining Industry Indonesia sedang ditransformasi menjadi industri yang semakin ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Maka di tahun ini, penurunan emisi karbon dari industri pertambangan MIND ID ditargetkan bisa turun sebesar 1 persen.

Target ini dibuat sebagai komitmen dari Holding BUMN Pertambangan dalam mendukung upaya penurunan emisi karbon hingga 15,8 persen pada tahun 2030.

Diketahui, pemerintah juga sudah memasang target aspirasi net zero di tahun 2060 mendatang agar mendukung terciptanya industri yang ramah lingkungan dan mencegah perubahan iklim global.

Terkait hal itu, Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan menyatakan pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan penurunan emisi karbon.

Hal itu, kata Dany sejalan dengan aspek keberlanjutan yang dianut oleh seluruh perusahaan yang ada di MIND ID, yaitu PT Antam, PT Bukit Asam, PT Freeport, PT Inalum dan PT Timah.

“Kami sudah melakukan pemetaan berbagai potensi untuk penurunan emisi pada aktivitas operasional di tiap perusahaan,” kata Dany dalam keterangan resmi, Senin (18/4/2022).

Ia menjelaskan, Holding BUMN Tambang menghasilkan emisi yang berasal dari 2 cakupan, yaitu cakupan 1 yang berasal dari penggunaan bahan bakar fosil dan bahan bakar diesel sebesar 2,8 juta ton CO2e emisi.

Lalu untuk cakupan 2 berupa penggunaan listrik dari grid PLN untuk kegiatan operasi dan produksi dengan jumlahnya 0,1 juta ton CO2e untuk tahun 2019.

KOMITMEN TURUNKAN EMISI KARBON

Di tahun 2021, dari cakupan 1 dan 2, Holding BUMN Tambang menghasilkan emisi business as usual sebesar 3,335 juta ton CO2e yang berasal dari operasional pertambangan dan kegiatan produksi.

Di tahun yang sama, MIND ID juga berhasil melakukan penurunan emisi karbon hingga 71 ribu ton CO2e atau sebesar 2,13 persen dari kegiatan produksi dan operasional tambang.

Maka untuk di masa mendatang, pihak holding sudah merancang cara efektif untuk penurunan emisi secara berkelanjutan.

“Semua perusahaan tambang di MIND ID mulai melakukan peralihan jenis bahan bakar, efisiensi produksi hingga carbon offset sebagai upaya untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan, khususnya penanganan perubahan iklim,” paparnya.

Dany menambahkan, pihaknya juga berupaya menghadirkan energi ramah lingkungan di kalangan masyarakat sekitar yang dapat meningkatkan ketersediaan pangan.

MIND ID juga mendukung pertumbuhan ekonomi warga masyarakat, yaitu tersedianya pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang positif. []