KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Perdagangan aset kripto saat ini menjadi satu bisnis digital yang meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Aset kripto kini menjadi salah satu bentuk aset digital yang digandrungi masyarakat terutama kaum milenial.

Untuk itu, BUMN PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) berharap bisa menjadi salah satu pemain dalam perdagangan aset kripto di Indonesia.

Dengan bermodalkan pengalaman selama 20 tahun lembaga kliring dalam industri perdagangan berjangka komoditas (PBK), perusahaan pelat merah ini optimis bisa menjalankan bisnis baru tersebut.

Namun pihak Kliring Berjangka Indonesia masih menunggu persetujuan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Direktur Utama PT KBI, Fajar Wibhiyadi mengatakan pihaknya siap menjalankan fungsi sebagai lembaga kliring aset kripto.

“Dengan pengalaman 20 tahun sebagai lembaga kliring di perdagangan berjangka komoditas, kami tentu siap apabila Bappebti menyetujui KBI sebagai lembaga kliring aset kripto,” kata Fajar saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (24/3/2022).

Dalam hearing tersebut, Fajar mengungkapkan saat ini perkembangan nilai perdagangan aset kripto di Indonesia begitu pesat dengan jumlah yang sangat besar.

Bahkan data Bappebti mencatat nilai perdagangan aset kripto di tahun 2021 saja sudah mencapai Rp859,4 triliun.

Jumlah itu meroket hingga 1.222 persen dari nilai transaksi di tahun 2020 yang saat itu hanya sebesar Rp64,9 triliun.

Menurut Fajar, nilai perdagangan yang tinggi itu diikuti dengan pertumbuhan jumlah pelanggan aset kripto, dimana di tahun lalu jumlahnya sudah mencapai 11 juta orang.

Dengan jumlah pelanggan tersebut, maka sudah mengalahkan banyaknya investor di capital market yang mencapai 7,19 juta orang.

Meski punya peluang untuk dikembangkan, diingatkan bahwa bisnis ini sangat kompleks, dan perlu disediakan perlindungan bagi data masyarakat dengan aturan dan kepastian hukum.

Sebelumnya ada sebanyak 229 aset kripto yang ditetapkan oleh Bappebti sebagai aset yang sah dan bisa diperdagangkan di pasar fisik Indonesia.

BAPPEBTI TERUS EVALUASI

Pelaksana tugas Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan pihaknya akan terus mengevaluasi jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di dalam negeri.

Namun kelembagaan perdagangan aset kripto di dalam belum ada secara keseluruhan, tapi sudah ada calon pedagang aset kripto yaitu 18 calon yang terdaftar di Bappebti.

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan penipuan di bisnis ini, Kementerian Perdagangan baru-baru ini sudah memblokir sebanyak 1.222 website perdagangan berjangka komoditi ilegal.

Website yang diblokir ini yaitu perdagangan berjangka komoditi illegal dan permainan judi berkedok trading yang telah memakan banyak korban.

Langkah tegas ini dilakukan untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari bahaya investasi ilegal yang sangat merugikan.

Maka Bappebti Kementerian Perdagangan bersama Kemenkominfo akan terus mengawasi berbagai kegiatan perdagangan berjangka komoditi, termasuk yang menggunakan binary option. []