KORPORATNEWS.COM, Jakarta – PT. Jasa Raharja Cabang Aceh tetap konsisten memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan walaupun di hari libur. PT. Jasa Raharja Cabang Aceh menjamin santunan kepada ahli waris satu korban meninggal dunia dan biaya perawatan dua orang luka-luka kecelakaan yang pada hari Sabtu, 12 Maret 2022 pukul 07.45 WIB di Jalan Lintas Banda Aceh – Medan Kec. Bandar Baru Kab. Pidie Jaya.

Mendapatkan informasi dari satlantas Polres Pidie Jaya, Penanggung Jawab Samsat Pidie Jaya Eka Putra Dewa Jaya Lingga langsung menuju lokasi kecelakaan dan mengunjungi Rumah Sakit untuk mendata dan memberikan surat jaminan kepada korban yang mengalami luka-luka. Eka Putra Dewa Jaya Lingga juga melakukan survey keabsahan ahli waris ke rumah korban yang meninggal dunia.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Aceh Regy S. Wijaya menyampaikan turut berduka cita dan rasa prihatin yang mendalam atas kecelakaan yang terjadi. Beliau mengingatkan pentingnya keamanan dan ketertiban dalam berkendara dan selalu berhati-hati dalam berkendara.

Biaya perawatan dan pengobatan di rumah sakit menjadi tanggung jawab Jasa Raharja sebagai penjamin pertama korban kecelakaan lalu lintas jalan hingga batas maksimal sesuai yang ditentukan Peraturan Menteri Keuangan. Berdasarkan keputusan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tahun 2017 dijelaskan korban meninggal dunia dan cacat tetap akan menerima santunan maksimal Rp. 50 juta. Bagi Korban yang harus dirawat akan menerima santunan berupa penggantian biaya perawatan dan pengobatan dokter dengan nilai maksimal Rp. 20 juta, penggantian biaya P3K Rp. 1 juta, penggantian biaya ambulan Rp. 500 ribu, dan biaya penguburan (jika tidak ada ahli waris) Rp. 4 juta.

Regy S. Wijaya juga mengucapkan terima kasih kepada sejumlah mitra terkait dari kepolisian, rumah sakit dan seluruh pihak yang terlibat. Harapan sinergi yang baik ini, akan kita terus jaga. Kita berharap dengan kolaborasi ini akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di tengah duka yang sedang dihadapi para keluarga korban kecelakaan, tutup Regy S. Wijaya. []