KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Petugas Samsat Jasa Raharja Pelaihari Triyono melakukan jemput bola ke rumah ahli waris dari Endang Suryani, korban kecelakaan lalu lintas meninggal dunia di Jalan A. Yani Desa Panggung Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Senin (19/6/2023).

Endang Suryani mengalami kecelakaan pada hari Minggu tanggal 18 Juni 2023 di Jalan A. Yani Desa Panggung Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan yang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Pada kunjungan tersebut, Triyono bertemu langsung dengan anak kandung korban, Sukma Jaya. “Kami turut berduka cita atas musibah kecelakaan yang menimpa korban, kami selalu berupaya pro aktif melengkapi kekurangan berkas dengan cepat dan tepat agar santunan dapat segera diserahkan kepada ahli waris,” jelas Triyono.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan, Benyamin Bob Panjaitan menjelaskan bahwa korban terjamin UU No. 34 dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 16 Tahun 2017, bahwa ahli waris korban berhak atas santunan meninggal dunia dari Jasa Raharja sebesar Rp 50 juta.

Santunan ini merupakan bentuk perlindungan dasar dari pemerintah melalui Jasa Raharja kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. “Kami mengucapkan turut prihatin atas terjadinya musibah ini, kami juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian serta instansi terkait yang telah mendukung kelancaran proses klaim santunan korban. Selain itu juga, kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya untuk senantiasa berhati-hati saat berkendara dan tertib dalam berlalu lintas,” tutup Benyamin Bob.

Petugas Samsat Jasa Raharja Pelaihari Triyono melakukan jemput bola ke rumah ahli waris dari Endang Suryani, korban kecelakaan lalu lintas meninggal dunia di Jalan A. Yani Desa Panggung Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Senin (19/6/2023).

Endang Suryani mengalami kecelakaan pada hari Minggu tanggal 18 Juni 2023 di Jalan A. Yani Desa Panggung Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan yang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Pada kunjungan tersebut, Triyono bertemu langsung dengan anak kandung korban, Sukma Jaya. “Kami turut berduka cita atas musibah kecelakaan yang menimpa korban, kami selalu berupaya pro aktif melengkapi kekurangan berkas dengan cepat dan tepat agar santunan dapat segera diserahkan kepada ahli waris,” jelas Triyono.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan, Benyamin Bob Panjaitan menjelaskan bahwa korban terjamin UU No. 34 dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 16 Tahun 2017, bahwa ahli waris korban berhak atas santunan meninggal dunia dari Jasa Raharja sebesar Rp 50 juta.

Santunan ini merupakan bentuk perlindungan dasar dari pemerintah melalui Jasa Raharja kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. “Kami mengucapkan turut prihatin atas terjadinya musibah ini, kami juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian serta instansi terkait yang telah mendukung kelancaran proses klaim santunan korban. Selain itu juga, kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya untuk senantiasa berhati-hati saat berkendara dan tertib dalam berlalu lintas,” tutup Benyamin Bob.[]