KORPORATNEWS.COM, Jakarta – PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu telah menyerahkan santunan kepada korban kecelakaan dan ahli waris korban kecelakaan senilai 4 milyar dalam kurun waktu Januari – Maret 2022 ini. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai 3,4 milyar. Hal ini dikarenakan jumlah korban kecelakaan tahun 2022 ini juga meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu, Imam Mustofa mengungkapkan, “Jumlah penyerahan santunan Jasa Raharja Cabang Bengkulu meningkat sebesar 19,6% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021. Hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah korban kecelakaan di Provinsi Bengkulu”

“Dari jumlah 160 orang korban kecelakaan di Provinsi Bengkulu di Triwulan I 2022, 47.50% korban berada direntang umur 15-29 tahun dan 73% berjenis kelamin laki-laki. Dari sini bisa kita simpulkan, ternyata korban kecelakaan di Bengkulu paling banyak berada di umur produktif, bahkan bisa dibilang pelajar dan mahasiswa” jelas Imam Mustofa.

Sebagai bentuk dari komitmen pelayanan Jasa Raharja terhadap korban pelayanan, kecepatan rata-rata penyelesaian santunan Jasa Raharja Cabang Bengkulu untuk korban meninggal dunia adalah 1 hari 5 jam. Selain itu, Jasa Raharja Cabang Bengkulu juga sudah bekerjasama dengan seluruh rumah sakit di Provinsi Bengkulu demi untuk meningkatkan proses pelayanan santunan bagi korban luka-luka akibat kecelakaan.

“Total ada 23 Rumah Sakit di Provinsi Bengkulu dan semuanya sudah bekerja sama dengan Jasa Raharja, sehingga setiap korban luka-luka akibat kecelakaan yang dirawat di rumah sakit tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan secara mandiri lagi, karena kami akan langsung berkordinasi dengan Rumah Sakit untuk biaya perawatan korban luka-luka tersebut” terang Imam.

Menanggapi naiknya jumlah korban akibat kecelakaan Lalu Lintas, Jasa Raharja terus melaksanakan program-program yang bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Bengkulu. Salah satunya yaitu pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis dengan Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan ini bekerjasama dengan dokter dan paramedis dari Rumas Sakit Bhayangkara dan RSUD M. Yunus. “Kami akan terus bersinergi dengan mitra terkait untuk menurunkan angka kecelakaan di Provinsi Bengkulu sesuai dengan visi kami untuk memberikan perlindungan dasar terhadap risiko kecelakaan dengan pelayanan yang terbaik” tutupnya. []