KORPORATNEWS.COM, Jakarta – PT PLN (Persero) mendukung penuh perhelatan akbar perayaan Imlek dan Cap Gomeh di Kota Singkawang yang digelar pada tanggal 20 Januari hingga 6 Februari 2023 mendatang. Untuk menyukseskan event bertaraf internasional tersebut, PLN melakukan serangkaian persiapan agar pasokan listrik tetap andal selama kegiatan berlangsung.

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, keberadaan listrik PLN sangat vital dalam perayaan Imlek dan Cap Gomeh. Untuk itu, ia mengapresiasi upaya serta dukungan PLN dalam menyukseskan perhelatan tahunan yang dilaksanakan oleh Pemkot Singkawang tersebut.

“Listrik PLN merupakan jantung seluruh kegiatan. Bagaimana tidak, ribuan lampion serta aneka lampu hias yang terpasang hingga ke seluruh sudut kota semuanya mengandalkan listrik dari PLN,” ungkap Tjhai Chui Mie.

Tjhai Chui Mie menjelaskan, kemeriahan perayaan Imlek dan Cap Gomeh Singkawang nantinya akan dipusatkan di Lapangan Kridasana Kota Singakawang. Di sana akan digelar berbagai kegiatan pentas seni, dengan puluhan venue acara dan lapak berjualan pelaku UMKM yang semuanya mengandalkan listrik dari PLN.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Singkawang, saya¬† mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih atas dukungan PLN yang menghadirkan listrik berkualitas demi suksesnya kegiatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat, khususnya masyarakat Kota Singkawang dan sekitarnya ini,” ujar Tjhai Chui Mie.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat (UID Kalbar) Mochamad Soffin Hadi mengungkapkan, berbagai persiapan untuk menyukseskan event perayaan Imlek dan Cap Gomeh telah dilakukan PLN dari beberapa bulan sebelumnya. PLN UID Kalbar telah melakukan perbaikan dan pemeliharaan jaringan dan instalasi di Kota Singkawang agar pasokan listrik tetap terjaga dengan andal.

Soffin memaparkan, kondisi sistem kelistrikan di Kota Singkawang saat ini sangat kondusif dengan daya mampu pembangkit sebesar 330 mega watt (MW). Sementara, beban puncak tertinggi Kota Singkawang sebesar 90,41 MW dan estimasi kenaikan beban daya listrik selama perayaan Imlek dan Cap Gomeh diperkirakan sebesar 3,69% atau menjadi 93,75 MW.

“Dengan surplus daya sebesar 240 MW di sistem kelistrikan Singkawang, kami siap amankan pasokan listrik selama perayaan Imlek dan Cap Gomeh yang diperkirakan dihadiri oleh ribuan pengunjung hingga dari manca negara. Apalagi sistem kelistrikan Singkawang masuk dalam sistem kelistrikan interkoneksi Khatulistiwa, jadi sudah sangat kondusif sekali,” ujar Soffin.

Di samping itu, Soffin juga berharap partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga keandalan pasokan listrik, yakni dengan merelakan pohon atau tanaman di dekat jaringan listrik untuk dapat ditebang petugas PLN. Imbauan juga ia sampaikan untuk tidak bermain layang-layang, terutama dengan menggunakan tali kawat, di sekitar jaringan listrik PLN.

“Jika terjadi gangguan atau menemukan potensi terjadinya gangguan listrik di sekitar tempat tinggal masing-masing, silakan masyarakat segera melapor lewat aplikasi PLN Mobile atau lewat Contact Center PLN 123,” ajak Soffin.[]