KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Jasa Raharja Cabang Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Administrasi Pelayanan dan Santunan, Rusmin Nuryadin, melakukan sosialisasi terkait peran dan fungsi Jasa Raharja di Aula Lantai 4 Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan pada hari Selasa (22/08) dalam rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan. Kegiatan sosialisasi tersebut sebagai salah satu bentuk kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dan BPJS Kesehatan Kota Balikpapan yang dihadiri oleh seluruh pegawai Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dari 34 kelurahan di Balikpapan.

Selain menjelaskan terkait peran dan fungsi Jasa Raharja, Rusmin juga menjelaskan terkait santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja pada kasus kecelakaan lalu lintas, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab terkait kasus-kasus kecelakaan yang sering terjadi.

Jasa Raharja sebagai BUMN yang diberikan amanah untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas jalan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan prima. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Undang Undang No. 33 dan 34 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum dan Lalu Lintas Jalan, yang tak lain merupakan salah satu bentuk kehadiran negara memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Jasa Raharja sebagai penjamin pertama pada kasus kecelakaan lalu lintas dengan santunan yang diberikan yaitu meninggal dunia sebesar Rp 50 juta, korban cacat tetap maksimal Rp 50 juta,  korban luka-luka maksimal Rp 20 juta, biaya penguburan bagi yang tidak memiliki ahli waris Rp 4 juta, perawatan P3K masksimal Rp 1 juta, dan biaya ambulans maksimal Rp 5 juta. Besaran santunan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16 tahun 2017.

Di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Timur, Nasjwin menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi rambu lalu lintas dan melakukan pelunasan PKB serta SWDKLLJ sebelum jatuh tempo, dimana SWDKLLJ merupakan sumber dana untuk membayar santunan kepada setiap korban kecelakaan lalu lintas yang terjamin oleh Jasa Raharja.[]