KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Implementasi ESG Taspen terus diperkuat melalui peluncuran Green Miles Program, sebuah inisiatif yang mengajak seluruh karyawan menerapkan pola mobilitas rendah emisi dalam aktivitas sehari-hari.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat budaya keberlanjutan sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon di lingkungan kerja.
PT TASPEN (Persero) meluncurkan Green Miles Program bertepatan dengan peringatan Global Energy Independence Day pada 10 Juli 2026. Momentum tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasional bisnis serta aktivitas karyawan.
Melalui program ini, TASPEN mendorong pegawai memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, maupun berbagi kendaraan (carpool).
Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu membangun kebiasaan positif yang memberikan dampak nyata terhadap penurunan emisi karbon.
Implementasi ESG Taspen Perkuat Budaya Keberlanjutan
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian penting dari transformasi perusahaan.
“Keberlanjutan merupakan bagian dari transformasi TASPEN sebagai Center of Excellence dalam penerapan ESG di lingkungan perusahaan. Green Miles Program menjadi langkah nyata untuk mendorong keterlibatan aktif seluruh karyawan dalam mengurangi emisi karbon sekaligus membangun budaya kerja yang semakin peduli terhadap lingkungan,” ujar Henra.
Program Green Miles berlangsung mulai 10 Juli hingga 9 Oktober 2026. Selama periode tersebut, setiap karyawan dapat mendokumentasikan aktivitas perjalanan ramah lingkungan dan mengunggahnya melalui platform digital yang telah disediakan perusahaan.
Pendekatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi sekaligus membangun kesadaran bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.
Green Miles Program melengkapi berbagai langkah keberlanjutan yang telah dijalankan TASPEN dalam beberapa tahun terakhir.
Perseroan telah mengoperasikan panel surya berkapasitas 20 kilowatt-peak (kWp), menerapkan Energy Management System (EMS) berbasis cloud di Kantor Cabang Jakarta I, mengembangkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), meningkatkan penggunaan kendaraan operasional berbasis listrik, serta melaksanakan program penanaman puluhan ribu pohon di berbagai daerah di Indonesia.
Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bahwa strategi ESG TASPEN tidak hanya berfokus pada aspek operasional perusahaan, tetapi juga mendorong keterlibatan seluruh insan perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Melalui penguatan Implementasi ESG Taspen, perusahaan optimistis mampu memperkuat budaya kerja hijau, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan nasional.
Langkah tersebut juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan energi, pelestarian lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan sebagai prioritas pembangunan Indonesia.
Dengan Green Miles Program, TASPEN kembali menegaskan perannya sebagai perusahaan BUMN yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga aktif menghadirkan inovasi berkelanjutan yang memberi manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan Indonesia. []








