KORPORATNEWS.COM, Jakarta – Sesuai komitmen PT. Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat, dengan mengemban amanah dalam mengelola Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Dana Pertanggungan Kecelakaan Lalu Lintas, dan melihat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi khusunya di wilayah Sumatera Selatan, membuat Jasa Raharja secara konsisten terus melakukan upaya-upaya pencegahan kecelakaan, senantiasa bersinergi dan berkolaborasi bersama mitra kerja dalam melakukan upaya preventif laka, sekaligus penanganan cepat terhadap korban kecelakaan lalu lintas.

Dengan sistem pelayanan yang sudah terintegrasi secara digital saat ini dengan Kepolisian, Rumah Sakit, Ditjen Dukcapil Kemandagri sampai dengan Perbankan, Jasa Raharja berharap dapat memaksimalkan pelayanan penyerahan santunan dalam waktu yang cepat dan menyerahkan santunan kepada orang yang tepat sebagai wujud empati Jasa Raharja kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan Abdul Haris menyampaikan sampai dengan November 2022 ini PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan telah menyerahkan santunan sebesar Rp 52,3 Milyar atau naik sebesar 20,76% dari tahun 2021, rata-rata penyelesaian penyerahan santunan meninggal dunia 1,5 hari dan proses penyerahan santunan 7,38 menit sejak berkas lengkap.
Adapun besaran santunan bagi korban/ahli waris korban berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 15/PMK.10/2017 tanggal 13 Februari 2017. Yang mana santunan tersebut berasal dari dana yang terkumpul dari masyarakat pengguna alat transportasi umum dan pemilik kendaraan.

Haris mengapresiasi kepada operator transportasi umum dan masyarakat pemilik kendaraan bermotor di Provinsi Sumatera Selatan yang telah patuh akan kewajibannya melakukan pelunasan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, hal ini membantu PT. Jasa Raharja dalam rangka memberikan kepastian jaminan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan. Disisi lain, berdasarkan data milik PT. Jasa Raharja Cabang Sumsel tingkat kepatuhan masyarakat pemilik kendaraan bermotor dalam hal pelunasan SWDKLLJ seiring pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Bersama SAMSAT masih rendah, masih dibawah 50%.

Melalui program keringanan denda Pajak Kendaraan Bermotor yang sedang berlangsung saat ini di wilayah Sumatera Selatan yang sudah berlangsung dari 1 Agustus 2022 sampai dengan 31 Desember 2022. Haris berharap dan mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan program pemutihan tersebut yang memberikan keringanan / gratis biaya BBN II dari luar Provinsi dan Bebas denda, bunga PKB & SWDKLLJ, tutup Haris. []